Bersama Sahabat Hebat Melintasi Gunung dan Lembah,Membelah lautan dan Pulau Karang Demi sepenggal Asa Mencerdaskan bangsa

Matahari Pagi itu,masih tampak malu-malu.Tak segarang hari kemarin.Bukan karena nyalinya telah terkuras,tapi karena sesungguhnya mengambil ancang-ancang untuk kecemerlangan yang baru. Gadget berbunyi semenjak habis subuh. Kawan,keributan pagi itu,tidak membuatku uring-uringan seperti kebiasaanku sebelumnya,karena hari ini adalah hari Istimewa kami teman-teman yang tergabung dalam komposTIFA untuk melakukan kunjungan akbar kami dalam formasi yang nyaris utuh. Kesepakatan kami saat itu adalah berkumpul di Terminal Jalan Kokas Pkl.07.00 wit.Mengingat pada kampung Arguni ada perayaan Mauild Nabi dan pertimbangan air surut, maka kami harus bergegas. Paling tidak jam 09.00 wit kami telah tiba di Kokas ,titik penyeberangan kami menuju Desa Arguni- Taver.

Saat bertemu dengan teman-teman ini di titik pertemuan Terminal Jalan Kokas, Aku merasakan bahwa semangat yang terpancar dari wajah sahabat-sahabat hebat ini adalah semangat yang lebih dari sekedar luar biasa. Beberapa diantara mereka diantarkan oleh orang tua mereka yang sesungguhnya itu membuatku semakin yakin bahwa project ini adalah project yang baik. Aku merasakan semangat itu mengaliriku,memenuhiku dengan kekuatan positif ,kekuatan maslahat,kekuatan untuk memberikan manfaat bagi orang lain, kekuatan untuk tidak egois.Tidak jarang saat berada dalam suasana seperti ini,seakan menghanyutkanku pada perasaan kekeluargaan yang dalam.

Dua buah kendaraan mini bus mengantarkan kami menuju Kokas.Euforia ini tak harus ku kotori dengan aral-aral kecil sepanjang perjalanan kami.Aral-aral seharusnya menjadikan kami lebih menghargai perjalanan ini. Mual, muntah, mesin mogok dan sebagainya,kami menikmatinya. Akhirnya setelah melewati gunung dan lembah terjal dalam perjalanan yang memakan waktu ± 1,5 jam kami sampai di Kokas. Perahu jemputan kami telah menunggu. Sebuah longboat berbahan fiber bermesin 40 PK telah berayun lembut di bibir dermaga kecil. Briefing sebentar,mengingatkan kembali akan agenda kunjungan kami dan hal-hal lain seperti nasehat-nasehat kecil aku sampaikan selaku penanggung jawab perjalanan ini. Layaknya standar operasional dalam sebuah operasi.

Dan satu persatu barang-barang kami diungsikan ke longboat yang lazim orang disini menyebutnya perahu jhonson. Jangan tanya padaku tentang latar belakang nama perahu itu,sungguh aku tak terlalu memahaminya. Dan kemudian menyusul kami,anak-anak kompostifa. Semangat itu masih disana. Mesin longboat dinyalakan.Kawan, lautan cukup bersahabat hari itu. Aku tahu,ada beberapa dari teman-teman yang mungkin sedikit khawatir dengan perjalanan laut ini,karena bisa jadi ini adalah perjalanan pertama mereka dan lalu itu bukan menjadi suatu masalah yang berarti. Karena kebersamaan dan rasa percaya diri kami, bahwa ini adalah project dengan niat baik menghapus segala kekhawatiran itu.

Gugusan pulau-pulau karang mengapung mengelilingi semenanjung kecil Papua Barat bagian selatan.Di beberapa gugusan itulah terdapat jejak-jejak primordial Tapak Tangan legendaris. Tapak-tapak tangan yang hingga saat ini belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan asal-usulnya selain dari dongeng-dongeng lokal masyarakat setempat.Perahu berbahan dasar fiber itu membelah riak-riak lautan dan kami disuguhkan dengan wajah lain pesisir Papua Barat bagian selatan.Pernah dengar Sekaru? Orang di Papua dan Maluku mungkin lebih akrab dengan sebutan Tanusang. Yah, seperti sebentuk pulau kecil yang terbentuk dari endapan pasir di tengah lautan. Masyarakat Arguni dan sekitarnya menyebutnya “ Pasir Balabuh”,terjemahan bebasnnya adalah pasir yang berlabuh di tengah lautan. Dan Arguni telah tampak di depan mata.

Rumah-rumah di wilayah pesisir kabupaten Fakfak,bukan lagi rumah yang tampak kumuh,berbahan bambu,beratap rumbia atau daun sagu dan batang gaba-gaba ( batang/pelepah daun Sagu yang dikeringkan).Rumah-rumah di pesisir Kabupaten Fakfak telah berbentuk permanen.Rumah beton dengan atap berlapis seng.Pembangunan infrastruktur telah merambat menjalari hingga ke pelosok. Ini adalah Prestasi Pemerintah dalam hal Pembangunan Fisik jika boleh kusebutkan demikian.Namun kawan, keberhasilan besar suatu bangsa juga didukung oleh kemajuan non fisik seperti pembangunan mental dan karakter masyarakatnya.Dan pembangunan itu salah satunya adalah melalui pendidikan.Untuk itulah,kami teman-teman yang tergabung dalam Komunitas Muda Positif Fakfak berada di sini ,di Arguni untuk memulai Project Perdana kami,dalam upaya untuk berkontribusi bagi negeri untuk kemajuan bersama. Project Rumah Baca komposTIFA Arguni-Taver.

Yang menggerakkan kami sesungguhnya adalah bukan karena pamrih yang akan kami peroleh. Yang menggerakkan kami adalah bukan karena ketenaran semu atau pujian sesaat.Tapi yang menggerakkan kami untuk ada disini adalah rasa kepedulian untuk sama-sama maju dan membangun negeri dari hal-hal kecil yang bisa kami lakukan. Yang menggerakkan kami adalah keberanian untuk mengakui kelamahan ,keberanian untuk berubah menjadi sesuatu yang lebih baik,keberanian untuk melakukan perubahan dengan karya nyata yang positif. Apresiasi tinggi,tidak lupa kami sampaikan kepada masyarakat Arguni-Taver. Keramahan luar biasa dan keterbukaan masyarakatnya yang menyambut kami,membuat kami membuktikan sekali lagi apa yang menjadi keyakinan kami, bahwa segala Project Kebajikan tentulah akan mendapat sambutan baik dan dimudahkan sekalipun di daerah terpencil. Kami belajar untuk tidak menjadi egois dengan menumbuhkan semangat kepedulian dan berbagi, kami belajar untuk menjadi ramah saat orang-orang menganggap remeh apa yang kami lakukan, dan kami belajar untuk berlapang dada.

Dan disinilah kami, di depan sebuah bangunan bekas Musholla sebuah Sekolah Dasar Negeri berukuran 5×6 m persegi, di sebuah pulau terpencil,di tengah kepungan Pulau-pulau Karang Kecil Distrik Arguni, salah satu pelosok Papua, Pulau Paling Timur Indonesia, kami Gaungkan Semangat untuk Berkontribusi dalam Konspirasi-konspirasi Project-project Maslahat.Sebut kami, para Provokator Positif,karena kami hadir untuk memprovokasi Para Pemuda untuk berani melakukan aksi-aksi nyata Positif demi kemajuan berpikir,demi kemajuan negeri.Dan Kami bangga,menjadi bagian dari Generasi Muda yang sadar,untuk kemudian peduli dan lalu berbuat.Sahabat Hebat,tetap semangat dalam konspirasi Project-project Maslahat dan Salam Konspirasi Positif.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s